You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Rambu Lalin di Jl Yos Sudarso Bahayakan Pengguna Jalan
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Rambu Lalin di Jl Yos Sudarso Rawan Roboh

Rambu lalu lintas (lalin) yang berada di Jalan Yos Sudarso, Sunter Jaya, Tanjung Priok, persisnya sebelum pintu masuk tol Sunter, dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.

Bahaya ini, soalnya nggak kuat nahan, tinggal tunggu waktu jatuh aja

Pasalnya, rambu larangan bagi pemotor menggunakan jalur cepat berdiri tanpa pijakan yang memadai. Tiang penyangga hanya bertumpu pada gundukan tanah.

Selain hujan deras yang disertai angin kencang beberapa hari terakhir, getaran dari kendaraan bertonase besar yang kerap melintas di jalan itu membuat rambu setinggi kurang lebih delapan meter ini rawan tumbang.

Bahu Jl Letjen S Parman Digunakan untuk Parkir Liar

Heru (35), warga sekitar mengatakan, ia khawatir saat terjadi hujan deras disertai angin kencang seperti belakangan ini, bisa memicu tiang roboh dan menimpa warga.

"Bahaya ini, soalnya nggak kuat nahan, tinggal tunggu waktu jatuh aja. Apalagi kontainer dan truk-truk besar sering lewat sini," ujar Heru, Selasa (27/9).

Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Priyanto mengatakan, akan menginstruksikan petugasnya untuk menindaklanjuti kondisi rambu yang rawan tumbang tersebut. Pihaknya berjanji segera melakukan penanganan.

"Insya Allah besok langsung diperbaiki oleh kami," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1184 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1163 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye950 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye934 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye848 personBudhi Firmansyah Surapati